One Piece | Buah Iblis Jack Tidak Sehebat yang Diperlihatkan di Anime

Yap, gua berani nulis gitu pada judul artikel pada hari ini.

Salah satu cerita yang baru-baru ini terjadi adalah bagaimana Jack, atau “Jack the Drought” memporak-porandakan rumah dari suku Mink, yaitu Zou. Jack, seperti yang kita tahu, adalah seorang anak buah dari Kaido dan memiliki bounty yang sangat tinggi, sampai ke angka Beli1.000.000.000. Sejauh ini, bounty Jack adalah bounty tertinggi yang pernah diperlihatkan dalam serial One Piece, baik di manga maupun di anime.

Jack Anime Infobox

Jack adalah petarung yang amat kuat. Bounty-nya yang tinggi sudah menjadi bukti yang cukup bahwa Pemerintahan Dunia menggangap dirinya sebagai ancaman yang besar dan berbahaya.

Ia berhasil menenggelamkan 2 dari 4 kapal perang yang digunakan untuk mengawal Doflamingo, bertarung secara seimbang dengan kaum Mink, terutama para penguasanya: Inuarashi dan Nekomamushi selama 5 hari 5 malam berturut-turut tanpa berhenti (itu pun Inuarashi dan Nekomamushi selalu bergantian 12 jam sekali).

Bisa dibilang, dia emang monster. Ia memiliki kekuatan fisik serta daya tahan yang selevel dengan monster.

TAPI TAPI TAPI TAPI, tunggu dulu, yang mau gue bahas di artikel ini bukanlah mengenai Jack, melainkan tentang Buah Iblis yang ia makan, Zou Zou no Mi (Gajah-Gajah), Model: Mammoth. Buah Iblis tersebut adalah tipe Zoan Kuno, yang keberadaannya sangat langka.

Zou Zou no Mi, Model: Mammoth

Mammoth adalah hewan yang pernah berjalan di muka bumi ini 5 juta sampai 4.500 tahun yang lalu. Kita sudah familiar dengan mahluk satu ini jika pernah menonton serial film Ice Age.

Sederhananya, Mammoth itu seperti gajah yang biasa kita lihat sekarang tetapi lebih gede, lebih berbulu (karena ia hidup di zaman yang dinginnya minta ampun) serta dua gading yang lebih keren itu.

Mungkin kalian semua bertanya kenapa gue bisa dengan enaknya ngomong kalo Buah Iblisnya Jack itu nggak hebat-hebat amat?

Tapi emang bener, emang nggak hebat-hebat amat.

Salah satu teori para ilmuwan tentang alasan mengapa Mammoth punah adalah bahwa mereka menjadi objek perburuan oleh orang-orang zaman dahulu. Perlu kita inget juga bahwa orang-orang zaman dahulu tidak menggunakan alat-alat secanggih sekarang; mereka masih menggunakan tombak, panah, batu, dll untuk menangkap mahluk besar itu.

Gue ingin mengingatkan kalian semua bahwa sekuat apapun hempasan belalai dari Jack dalam wujud Mammoth itu sampai-sampai bisa menghancurkan beberapa bangunan sekali tebas…

Jack Attacks Mokomo Dukedom

Mammoth itu lambat, dude

Kita bandingin aja Mammoth-nya Jack dengan beberapa tipe Zoan  yang sudah pernah diperlihatkan di One Piece. Ada Leopard-nya Rob Lucci, Serigala-nya Jabra, beberapa tipe Anjing, dsb. Tentu jelas, Jack bakal kalah lomba lari.

Tau nggak bagaimana manusia zaman dahulu bisa mengalahkan Mammoth? Karena mereka nyerang dari BELAKANGDUDE. Mereka tau kalo nyerang dari depan, kalo nggak ditampol sama belalai, ya diseruduk pake gading. Mereka tau bahwa bagian tubuh Mammoth yang paling lemah adalah bagian belakang, alias bokong.

Ketika mereka nyerang dari belakang, Mammoth akan sulit untuk membela diri, ya belalainya aja nggak nyampe belakang gitu loh. Mau muter badan juga lama, orang-orangnya bisa menghindar duluan.

Nampaknya orang-orang zaman dahulu lebih pintar daripada kaum Mink.

Yang gue paling kecewakan adalah sang penguasa, si Inuarashi, nggak bisa ngalahin Jack dalam wujud Mammoth-nya. I mean, he’s THE ruler, he’s supposed to be wise, or smart. Apa yang dilakukan Inuarashi sangat-sangatlah mengecewakan. Sudah tau belalainya Mammoth adalah senjata terkuatnya, malah pengen diadu.

Skenario pertarungan antara Inuarashi dan Jack dalam wujud Mammoth ya gitu-gitu aja. Inuarashi mengibaskan pedang tapi ditahan oleh belalainya Jack. Lalu gantian, Jack mengibaskan belalainya ke arah Inuarashi tapi ditahan juga.

Inuarashi adalah seekor anjing dan gue yakin, kecepatan dan kelincahannya akan melebihi seekor Mammoth. Inuarashi bisa saja, daripada nge-block serangan Jack, ia memilih untuk menghindar lalu dengan cepat melompat ke bagian belakang Mammoth itu. Alhasil, ia dapat menghunuskan pedangnya ke tubuh Jack tanpa harus capek-capek ngadu ama belalai yang super-kuat.

The end.

Inti yang mau gue sampaikan adalah Mammoth-nya Jack akan tidak berdaya jika diserang dari belakang. Mau sebesar apapun kehancuran yang bisa ditimbulkan dari tebasan belalai Mammoth tersebut tapi jika lawan berhasil memposisikan dirinya di belakang Mammoth itu, niscaya tidak hanya Inuarashi atau Nekomamushi yang bisa mengalahkan melawan Jack dalam wujud Mammoth-nya namun Mink yang lain pun bisa.

Satu hal yang buat gue yakin akan kelemahan terbesar Jack dalam wujud Mammoth tersebut adalah di anime, saat malam sudah tiba dan pasukan Inuarashi mundur, Nekomamushi dengan sangat cepat datang, memegang belalainya Mammoth itu lalu melemparkannya ke arah bangunan. Kemudian, Jack akhirnya berubah wujud menjadi manusia biasa.

Walaupun tidak diperlihatkan secara eksplisit namun gue yakin bahwa ketika Jack sadar akan lawan barunya yang sangat lincah dan cepat (karena Nekomamushi adalah seekor kucing), berbeda dengan Inuarashi sebelumnya maka akan sangat berbahaya jika ia melanjutkan pertarungan dalam bentuk Mammoth.  Ia berubah wujud menjadi manusia agar kecepatan dan kelincahannya dapat dengan drastis meningkat namun menurunkan daya hancur yang dapat ia timbulkan.

Selain fakta bahwa para Mink bisa mengalahkan Jack dalam wujud Mammoth hanya dengan menyerang dari belakang, kelemahan lain yang dimiliki oleh Mammoth itu adalah tubuhnya yang besar.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, seperti Oars Jr. saat melawan Angkatan Laut atau Hajrudin ketika melawan Machvise, tubuh yang besar berarti kesempatan besar bagi lawan untuk menyerang. Hal itu terbukti saat Oars Jr. ditembak bertubi-tubi oleh Angkatan Laut dan dirinya tak bisa menahan semua serangan itu.

Saat Jack dalam wujud Mammoth bertarung dengan para Mink, tidak satupun gue liat ada Mink yang berusaha menyerang Jack dengan senjata jarak jauh. Lempar tombak kek, panah kek, gaada. Malah, orang-orang zaman dahulu ketika menyerang Mammoth, mereka akan melemparkan batu dan tombak untuk memperlemah Mammoth tersebut sebelum akhirnya mereka menyerang bersama-sama dengan jarak dekat.

Menyerang dengan jarak jauh, tentu saja, nggak dari depan karena berpotensi ditangkis oleh belalai atau gadingnya. Tapi cara itu sangat patut dicoba.

Jadi.. ngalahin Jack dalam wujud Mammothnya emang nggak sesusah itu kan?

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s