One Piece | Ton Ton vs Kilo Kilo

Dalam serial One Piece, Buah Iblis (Devil Fruit) adalah salah satu sumber utama kekuatan super yang dimiliki oleh setiap tokoh. Ada banyak sekali jenis Buah Iblis dan masing-masing Buah Iblis memiliki kekuatannya masing-masing. Jika ada seseorang memakan salah satu Buah Iblis tersebut maka dirinya akan memiliki kekuatan yang ada di dalam Buah Iblis tersebut. Sebagai ganti kekuatan baru tersebut, orang yang telah memakan Buah Iblis tidak dapat berenang dalam semua jenis perairan. Hal ini menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi para bajak laut ataupun angkatan laut jika ingin memakan salah satu Buah Iblis karena efeknya.

Di dalam dunia One Piece, terdapat Buah Iblis yang memiliki keterkaitan atau hubungan dengan Buah Iblis yang lain. Contohnya, Mogu Mogu no Mi (Magma-Magma) milik Akainu yang lebih kuat dibanding dengan Mera Mera no Mi (Api-Api) milik Portgas D. Ace. Salah satu contoh lain, Goro Goro no Mi (Petir-Petir) miliki Enel tidak memiliki efek sama sekali jika digunakan kepada Monkey D. Luffy yang memiliki Gomu Gomu no Mi (Karet-Karet) sebab pada dasarnya, karet memilik sifat tidak bisa menghantarkan listrik dengan baik.

Salah satu hubungan Buah Iblis yang menjadi bahan pembicaraan saya kali ini adalah Ton Ton no Mi (Ton-Ton) milik Machvise, anggota Bajak Laut Donquixote (Donquixote Pirates) dengan Kilo Kilo no Mi (Kilo-Kilo) milik Miss Valentine, anggota Baroque Works. 

Machvise Anime Infobox Miss Valentine Anime Infobox

Ton Ton no Mi dan Kilo Kilo no Mi keduanya merupakan tipe Paramecia. Keduanya mempunyai teknis kekuatan yang sama yakni dapat mengubah massa tubuh mereka sesuka hati tanpa harus mengubah bentuk tubuh mereka. Jadi, massa tubuh mereka tiba-tiba ganti aja, tanpa adanya perubahan fisik dari tubuh mereka.

Penggunaannya dalam pertarungannya pun sama. Miss Valentine dan Machvise akan terlebih dahulu berada di tempat yang tinggi, persis di atas target yang ingin mereka hancurkan, kemudian di udara, mereka menambah massa tubuh mereka sehingga massanya akan lebih besar dibanding sebelumnya. Dengan massa yang lebih besar itu, mereka menjatuhkan tubuh mereka yang super berat itu ke tubuh target mereka. Bayangkan jika ada buah mangga yang jatuh ke kepala kalian tetapi massa buah mangganya 1 ton misalkan. Mati kali ya.

Penambahan massa tubuh inilah yang menjadi perbedaan antara kedua Buah Iblis. Miss Valentine, dalam menambah massa dirinya, menggunakan satuan kilogram (kg) sedangkan Machvise menggunakan satuan ton (1 ton = 1000 kg). Jadi, tingkat kehancuran Machvise akan jauh lebih besar dibanding Miss Valentine. Miss Valentine bisa mengubah massa bendanya dalam jangkauan 1 kg – 10.000 kg atau 10 ton namun Machvise, dengan mudahnya, dapat mengubah massa tubuhnya dari 1 ton menjadi lebih besar. Belum diketahui batas maksimalnya namun sudah terlihat jelas perbedaan tingkat kehancuran antara dua Buah Iblis ini.

Jadi…. apakah Machvise lebih kuat dibanding Miss Valentine? Kalau bandingin kekuatan, jelas Machvise. Namun pertanyaannya adalah jika mereka berdua bertarung, siapa yang menang, Machvise atau Miss Valentine?

Kelemahan kekuatan mereka berdua terletak pada fakta bahwa diperlukan waktu untuk mereka menggunakan kekuatan mereka, mulai dari harus pergi ke tempat tinggi lalu waktu yang digunakan untuk menjatuhkan diri dari tempat tinggi tersebut ke target. Bayangkan jika targetnya memiliki refleks dan kecepatan yang luar biasa, bisa menang nggak? Katakanlah ada kompetisi antar anggota Bajak Laut Donquixote, saya yakin 100%, Machvise akan kalah kepada siapapun (kecuali Buffalo, entahlah). Mengapa? Karena hampir semua anggota Bajak Laut Donquixote memiliki kecepatan dan refleks di atas rata-rata. Contohnya, Dellinger atau Gladius. Bodo amat kalo lu bisa menambah massa tubuh lo, asal gue bisa ngehindar, nggak papa kan? 

Nggak hanya Machvise, Miss Valentine pun sama. Pernah sekali Miss Valentine mencoba menjatuhkan diri ke Roronoa Zoro. Jelas hasilnya gimana: nggak kena. Zoro yang memiliki refleks dan kecepatan luar biasa dapat menghantam Miss Valentine sesuka hati. DITAMBAH. Miss Valentine berbeda dengan Machvise. Ketika Machvise bisa menambah massa tubuhnya secara langsung (misalkan dia ingin jadi 100 ton maka secara cepat dia bisa mengganti massa tubuhnya menjadi 100 ton), Miss Valentine harus menambah massa tubuhnya secara bertahap (misalkan da ingin jadi 10000 kg, dia harus ganti jadi 100 kg dulu, lalu 500 kg, lalu 1000 kg, lalu 5000 kg, baru dah 10000 kg). Bayangkan saja betapa lamanya Miss Valentine dalam menjatuhkan diri ke target.

Persoalan kecepatan menjatuhkan diri, Miss Valentine tentu kalah karena dia harus menambah secara bertahap namun ada lagi alasannya. Semakin besar massa suatu benda maka kecepatan jatuhnya akan lebih besar (nggak tau teori dari mana tapi bener nggak? Kalo salah, kasih tau ya). Sejak Machvise menggunakan satuan ton maka jelas Machvise menjadi lebih besar massanya dan kecepatan jatuhnya lebih besar dibanding Miss Valentine.

Sejauh ini, Machvise kelihatannya lebih unggul ya dibanding Miss Valentine? Namun ada satu kelemahan terbesar yang dimiliki Machvise dalam menggunakan kekuatannya dibanding Miss Valentine. Jika Machvise tidak berhasil jatuh ke target alias dia menghantam tanah alias targetnya menghindar, Machvise tidak dapat bergerak selama beberapa detik. Artinya, Machvise memperoleh dampak dari hantaman tubuhnya dengan tanah. Ini terbukti saat Senor Pink harus menjaga Machvise yang tidak bisa bergerak setelah gagal menghantam Franky dengan massa tubuhnya.

Bandingkan ini dengan Miss Valentine yang tidak memperoleh dampak dari hantaman tubuhnya dengan tanah. Terbukti setelah ia gagal menghantam Zoro dengan massa tubuhnya, ia dapat kembali berdiri dan bergerak bebas walaupun dengan sedikit lecetan. Hal ini membuktikan bahwa sekalinya target bisa menghindar dari serangan Machvise, dia menjadi sasaran empuk. Jika Miss Valentine dapat menghindar, Machvise kalah sudah.

Mengapa Machvise terlihat kuat saat ia berhasil melukai Hajrudin sampai-sampai tulang-tulang dalam diri Hajrudin hancur, luka lebam di seluruh tubuhnya dan dia tak dapat berdiri lagi? YA IYALAH, LAWANNYA SEORANG RAKSASA. BAYANGIN, RAKSASA! Raksasa mungkin adalah satu-satunya lawan termudah bagi Machvise. Sudah saya katakan bahwa jika target mampu menghindar, Machvise akan segera kalah. Tetapi kalau lawannya raksasa, seperti Hajrudin? Mudah sangat. Raksasa itu memang menjadi sasaran empuk bagi serangan karena tubuhnya yang super besar. Machvise, dalam melawan Hajrudin, berhasil menghantam tubuhnya dengan mudah karena tubuh Hajrudin yang memang raksasa, mudah dihantam. Hajrudin juga tidak memiliki kecepatan atau kelincahan yang tinggi sehingga tidak mampu menghindar dari serangan Machvise. Bayangin kalau kita kejatuhan lalat yang memiliki massa 100 ton.

Sampai sini, kelihatan ya mana yang bakal menang? Tetapi ada satu lagi yang perlu diperhatikan. Miss Valentine dapat mengubah massa tubuhnya menjadi 1 kg, kan? Dengan bantuan sebuah payung dan massa tubuhnya yang 1 kg, ia bisa melayang di udara sampai ketinggian yang amat tinggi. Namun Machvise? Nggak bisa lha karena dia batas minimalnya 1 ton. Ya kali 1 ton bisa terbang.

Terus, hubungannya apa? Telah saya jelaskan bahwa sebelum menjatuhkan diri mereka ke target, mereka harus berada di tempat tinggi terlebih dahulu. Miss Valentine, dengan kekuatannya, bisa melayang sampai tempat yang tinggi sekali. Dia tidak perlu buang-buang energi untuk melompat tinggi atau harus lari ke puncak yang tinggi lalu jatuh. Cukup bawa payung dan massa 1 kg, dia bisa melayang. Bandingkan ini dengan Machvise yang harus melompat atau berlari ke puncak yang tinggi terlebih dahulu. Buang energi kan? Selain itu juga, Miss Valentine bisa bertahan di udara selama dia memiliki payungnya, menjadikan dia dapat melakukan serangan tiba-tiba dari udara tanpa target mengetahui keberadaannya. Lebih hebatnya lagi, Miss Valentine bisa bergerak bebas di udara menjadikan dirinya dapat memilih posisi jatuh sesuka hatinya dan menghindari serangan yang dapat terjadi saat dia berada di udara.

Dari banyak hal ini, jika saya disuruh memilih mau Ton Ton no Mi atau Kilo Kilo no Mi, saya akan lebih memilih Kilo Kilo no Mi. Yaa walaupun saya nggak bisa melukai seorang  raksasa dengan hanya 10 ton tetapi seberapa sering sih saya harus ngelawan raksasa?

Note: Semua data yang saya tulis di sini berdasarkan fakta yang sudah terjadi di serial One Piece. Kekuatan Buah Iblis dapat terus ditingkatkan sehingga mungkin saja Machvise tidak akan lagi memperoleh dampak setelah gagal menghantam lawan setelah latihan luar biasa. Artikel ini ditulis berdasarkan perbandingan kekuatan dan keahlian Ton Ton no Mi milik Machvise dan Kilo Kilo no Mi milik Miss Valentine yang sudah diperlihatkan dalam serial One Piece sejauh ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s