One Piece | Baby 5 and Feeling Needed

One Piece memiliki segudang cerita latar belakang atau background story dari para tokohnya yang amat menarik. Kita tidak hanya berbicara tentang kisah masing-masing anggota Bajak Laut Topi Jerami (Straw Hat Pirates) namun ada satu kisah latar belakang yang menarik perhatian saya. Tokoh ini bukanlah tokoh protagonis utama, juga bukan tokoh antagonis utama, malah hanya seorang tokoh antagonis sampingan. Seorang mantan anggota dari Bajak Laut Donquixote (Donquixote Pirates), anak buah Donquixote Doflamingo, Baby 5.

Baby 5 Anime Infobox

Baby 5 bukanlah nama asli perempuan ini namun hanyalah sebuah nama samaran yang diberikan kepadanya untuk menyembunyikan identitas aslinya. Perempuan berusia 24 tahun ini memiliki karakter yang cukup menonjol dibandingkan anggota-anggota lain dalam Bajak Laut Donquixote, yakni kecenderungannya untuk tidak pernah menolak sesuatu.

Jika anda belum pernah menonton ataupun membaca kisahnya, saya ceritakan terlebih dahulu. Dia lahir dalam sebuah keluarga yang miskin. Tidak hanya keluarganya namun daerah tempat lahirnya pun amat miskin (bayangkan saja seperti salah satu negara miskin di Benua Afrika). Saking miskinnya, sampai-sampai orang-orang di kampung halamannya merasa sedih dan kecewa ketika Baby 5 lahir. “Untuk apa kau melahirkan bayi ini? Mereka tidak berguna tetapi makan sangat banyak” ujar seseorang kepada ibunya. Karena kondisi mereka yang amat menderita, dalam usia muda (sekitar 4-6 tahun), Baby 5 ditelantarkan oleh ibunya sendiri di dalam sebuah hutan di pegunungan dengan alasan, dirinya tidak berguna. Baby 5 menangis sejadi-jadinya, menanyakan apakah keberadaannya pun tidak dibutuhkan oleh ibunya. Sejak saat itu, Baby 5 bertekad untuk menjadi seseorang yang diperlukan dan dibutuhkan oleh orang lain.

Akibat masa lalu yang pahit serta tekadnya itu, Baby 5 tidak pernah sekalipun menolak sesuatu. Digambarkan kehidupannya setelah itu, ia diminta untuk berlangganan 50 majalah berbeda oleh orang-orang namun bukannya menolak, ia justru senang bahwa ia diminta untuk berlangganan majalah-majalah mereka, membuktikan bahwa dirinya diperlukan oleh orang lain. Ia juga tidak pernah menolak jika ada seseorang meminjam ataupun meminta uang kepadanya. Alhasil, ia kini mempunyai hutang senilai 98 juta Berry (mata uang dalam dunia One Piece) yang nilainya amat besar. Selain itu, ia tidak pernah menolak jika ada laki-laki yang melamarnya, sejelek apapun dia. Total, dia telah mempunyai 8 orang tunangan, yang semuanya telah dibunuh oleh Doflamingo. Dia juga tidak hanya menerima lamaran mereka namun Baby 5 benar-benar menganggap mereka sebagai tunangannya sendiri secara tulus bahkan amat marah ketika dia mengetahui bahwa Doflamingo telah membunuh tunangannya.

Puncak dari kecenderungannya ini adalah dia rela membunuh dirinya sendiri jika ada seseorang memintanya. Hal ini digambarkan ketika salah satu musuhnya menyuruhnya untuk membunuh dirinya sendiri setelah ia tahu bahwa Baby 5 memiliki kecenderungan untuk melakukan apa saja yang orang minta. Baby 5 tidak berpikir dua kali, ia langsung mengarahkan pistolnya ke arah kepalanya sendiri. Ia benar-benar bahagia ketika dia tahu bahwa dia bisa mati untuk orang lain, bahkan untuk musuhnya sekalipun.

Jika dipikirkan, Baby 5 adalah orang yang patut dikasihani. Akibat trauma masa lalu yang dideritanya, ia suka membantu orang lain lebih daripada apapun di dunia. Ia menjadi ‘alat’ bagi orang lain yang mengeksploitasi karakternya. Dia tidak pernah sekalipun berpikir bahwa dirinya telah dipergunakan atau dimain-mainkan namun ia tulus menganggap bahwa orang lain membutuhkan dia.

Perasaan tidak dibutuhkan atau bahkan tidak diinginkan (unwanted) adalah perasaan yang amat menyedihkan. Saat itulah ketika kita merasa sendiri dan tidak memiliki tujuan apapun di dunia karena kita tidak dibutuhkan. Anggap saja ketika kita memiliki ‘teman-teman’ sekelas namun mereka tidak pernah mempedulikan apakah kita masuk sekolah atau tidak, apakah kita sedang sedih atau tidak. Kita tidak dibutuhkan dalam kehidupan mereka. Kita ada hanya karena kita ada. It doesn’t even matter if we existed or not, we just… exist.

Telah saya jelaskan dalam artikel saya yang berjudul Social Life in Real Life bahwa hidup hanya sebagai seorang bayangan itu tidak menyenangkan. Kalau ada ya sudah, kalau nggak ada ya sudah bahkan bagus. Ketika kita tidak dibutuhkan maka kita juga tidak dipedulikan atau bahkan diperhatikan. Hiasan mungkin?  Tetapi hiasan memiliki kegunaan yakni menghias dan menambah keindahan sesuatu. Tetapi kalau benar-benar tidak dibutuhkan?

“Kalo nggak ada lu, nggak seru” adalah ungkapan yang membahagiakan menurut saya. Dengan ungkapan itu dari seorang teman atau saudara, kita dibutuhkan. Walaupun hanya sekedar ngobrol bareng atau main bareng, merasa dibutuhkan adalah sesuatu yang penting.

“Kalo nggak ada gue toh mereka juga gapapa”

Baby 5 merupakan sosok yang… kasian. Dia bahkan tidak dibutuhkan oleh ibunya sendiri. Ketika dia lahir, semua orang menggerutu. Sungguh, pengalaman yang sangat pahit. Berjuang agar dibutuhkan itu bagus namun dia, karena traumanya, berada pada jalan yang salah. Dia menjadi sosok yang polos, menerima semua permintaan bantuan. Dia menjadi seorang ‘pelayan’ atau ‘alat’ karena kemauannya sendiri agar tidak mengalami perasaan yang sama dengan masa kecilnya.

Ketika seseorang tahu bahwa dirinya disayang atau dicintai oleh orang lain maka saat itu juga, ia menjadi orang yang paling dibutuhkan di dunia ini. Ketika saya mengetahui bahwa pacar saya senang hanya karena berada di dekat saya, walaupun tidak ngobrol atau melakukan apapun bersama, saya amat bahagia. Di situ, saya menyadari bahwa eksistensi sayapun dibutuhkan oleh orang lain.

Bagaimana cara agar kita dibutuhkan? Menjadi seorang yang dibutuhkan berarti ada sesuatu di dalam diri kita atau sesuatu yang kita punya yang menjadi kebutuhan oleh orang lain. Mungkin uang, mungkin keahlian, mungkin kecerdasan ataupun hanya sekedar karena kita mampu membawa suasana menjadi ceria. Menunjukkan ke orang lain bahwa “saya berguna” mungkin bagi sebagian orang mudah namun bagi orang yang pendiam atau ‘bayangan’, sulit. Pada dasarnya, setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Sudah menjadi hal umum bahwa orang yang kekurangan meminta bantuan kepada orang yang lebih. Jika ada kelebihan dalam diri kita maka kita juga harus dapat menunjukkannya, bukan karena kita mau sombong namun karena kita mau dihargai dan disegani karena kelebihan kita. Contohnya, saya segan dengan ayah saya karena beliau serba bisa atau saya segan dengan teman saya karena dia jago matematika. There is something that can be proud of. 

Jika anda pernah merasa tidak dibutuhkan oleh satu pihak, ingat bahwa di pihak lain atau kejadian lain, kita dibutuhkan. Mungkin dalam kelompok kerja kita tidak dibutuhkan namun ingat bahwa dalam keluarga, ada yang mencintai kita secara tulus apa adanya. Kita dibutuhkan oleh orang-orang yang mencintai kita.

Apakah merasa dibutuhkan adalah suatu kebutuhan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s