Syair “Ulangan Fisika”

Ulangan Fisika

Oleh Stanislaus Demokrasi Sandyawan

Apakah hamba harus melakukan ini?
Butir demi butir soal kulewati
Tak satupun yang kumengerti
Hanya hampa yang ada di pikiran ini

Hamba bukan mesin berjalan
Bukan pemuda yang mencari jawaban
Hamba hanyalah mahluk pencari “Tuhan”
Mencari kepastian di waktu depan

Aku rindu satu kali empat
Bukan lima sepertiga kuadrat
Atau massa kalsium karbonat
Bahkan hukum alam sejagat

Angka rumit bagai mencariĀ arti kehidupan
Menghitung koma aku tidak tahan
Kertas hanya sebatas hiasan
Kehadiran-Mu Tuhan kuperlukan

Wahai Fisika yang hamba benci
Mengapa engkau datang menghampiri?
Dentuman jam bagai lagu mati
Mengangkat tangan hingga ajal menanti Continue reading

Advertisements